Cuaca di Arab Saudi memang tergolong ekstrem dan berbeda jauh dari iklim di Indonesia. Negara ini memiliki iklim gurun yang ditandai dengan musim panas yang sangat panas dan musim dingin yang cukup dingin , terutama bagi jamaah Umrah dan Haji yang tidak terbiasa. Pada musim panas , suhu dapat mencapai 45–50°C , membuat udara terasa sangat kering dan terik. Jamaah dianjurkan untuk memakai pakaian yang menyerap keringat, menggunakan payung, serta minum air yang cukup agar tidak mengalami dehidrasi. Sedangkan pada musim dingin , suhu bisa turun hingga 7–12°C di malam hari. Jaket hangat, kaus kaki, dan perlengkapan penahan angin menjadi perlindungan yang penting. Meskipun ekstrem, cuaca di Saudi dapat dihadapi dengan persiapan yang tepat. Pemerintah Saudi juga menyediakan banyak fasilitas penunjang seperti air zamzam, pendingin ruangan, kipas berair, hingga area berteduh untuk jamaah. Dengan memahami kondisi cuaca, jamaah dapat beribadah dengan lebih nyaman dan aman selama berada di T...